|
Dibanding metode
psikoterapi yang lain, hypnotherapy merupakan metode yang
paling cepat dalam menyembuhkan fobia. Dalam banyak kasus,
fobia bukanlah masalah yang sulit diatasi dengan
hypnotherapy. Biasanya fobia bisa dihilangkan hanya dengan 1
atau 2 kali terapi saja. Kesembuhan tersebut relatif
permanen bagi kebanyakan orang. Untuk lebih mengenal apa
sebenarnya fobia itu dan bagaimana fobia bisa disembuhkan
dengan hypnosis, bacalah artikel ini sampai bagian akhir.
Phobia (atau fobia) adalah
rasa takut yang berlebihan dan tidak wajar terhadap sesuatu
obyek benda, situasi, atau kejadian tertentu, yang ditandai
dengan keinginan untuk selalu menghindari sesuatu yang
ditakuti itu. Perbedaan fobia dengan rasa takut biasa adalah
obyek yang ditakuti oleh penderita fobia
sebenarnya bukanlah obyek yang menakutkan bagi sebagian besar
orang normal.
Apabila seseorang
penderita fobia secara tidak sengaja atau terpaksa
bersinggungan dengan obyek yang ditakuti, maka akan terjadi
reaksi panik, cemas, gemetar, nafas pendek dan cepat,
jantung berdebar, serangan jantung, keringat dingin, ingin
muntah, kepala pusing, badan lemas, tidak mampu bergerak,
dan pingsan.
Pada kasus fobia yang
lebih parah, gejala kecemasan yang
sangat hebat selalu menyertai penderita. Penderita akan
terus-menerus merasa takut walaupun tidak ada
rangsangan yang spesifik. Fobia bisa muncul hanya dengan
membayangkan atau mengingat obyek yang ditakuti.
Ada ratusan, bahkan
mungkin ribuan jenis fobia. Setiap jenis fobia yang sudah
dikenal diberi nama sesuai dengan obyek yang menjadi pemicu
ketakutan. Misalnya: Acrophobia (takut ketinggian),
Agrophobia (takut tempat terbuka), Claustrophobia (takut
ruang tertutup), Algophobia (takut sakit), Astrophobia (takut
guntur dan petir), Hematophobia (takut darah), Niktophobia (takut
kegelapan), dsb. [Daftar Nama
Fobia]
Diantara ratusan jenis
fobia tersebut, Sigmund Freud membagi fobia berdasarkan
obyek sumber ketakutan menjadi dua macam, yaitu fobia umum
dan fobia spesifik. Sedangkan dalam Diagnostic and
Statistical Manual of Mental Disorder IV, dikenal tiga macam
fobia yang sering terjadi yaitu fobia sosial, fobia spesifik
dan agorafobia.
Penyebab Fobia:
-
Penyebab fobia paling
banyak adalah peristiwa traumatis, terutama yang terjadi
di masa kecil. Pada masa kecil pikiran logis kita belum
berkembang baik, jadi banyak kejadian yang kita tanggapi
secara emosional, sampai menimbulkan trauma dan kemudian
muncul sebagai fobia.
-
Budaya dan Keyakinan
- Seperti di Jepang, Cina dan Korea, banyak orang takut
dengan angka 4 (tetraphobia). Sedangkan di Italia takut
banyak orang takut angka 17 yang dianggap sebagai angka
sial. Banyak juga orang yang takut pada angka 13 karena
meyakini bahwa angka 13 adalah angka sial. Keyakinan
tentang angka-angka sial ini sudah membudaya dan
diturunkan dari generasi ke generasi.
-
Pola asuh yang keliru,
misalnya terlalu melindungi, menyayangi, melayani, akan
mempengaruhi keberanian dan kemandiriannya. Nantinya,
bila anak jauh dari orang tuanya misalnya, itu akan
mudah membuat anak merasa takut dan cemas. Ketakutannya
bisa karena dia merasa sendirian atau
takut kalau-kalau ada hal yang akan membahayakan
menimpanya.
-
Permodelan dan
Pengkondisian. Anak-anak rentan "tertular" fobia apabila pernah menyaksikan seseorang fobia terhadap sesuatu,
atau karena ditakut-takuti oleh orang-orang disekitarnya.
Misalnya orang tua yang selalu menakut-nakuti anak "Jangan
keluar rumah malam-malam, nanti kamu diculik hantu yang
seram". Apabila ancaman semacam ini terus-menerus
diterima anak, anak bisa menderita fobia hantu sekaligus
fobia malam dan fobia gelap, walaupun seumur hidup tidak
pernah melihat hantu yang sesungguhnya. Belajar Untuk
Merasa Takut. Anda juga bisa membiasakan diri untuk
menjadi penderita fobia dengan cara pura-pura takut
setiap kali bersinggungan dengan suatu obyek. Tapi siapa
yang mau pura-pura takut agar jadi penakut?
Sebagian besar penderita
fobia menyembunyikan ketakutannya, atau tidak berterus
terang kepada orang lain soal rasa takutnya yang tak wajar
karena takut dianggap gila atau sakit jiwa oleh orang lain.
Sebenarnya fobia bukanlah gangguan mental yang serius, orang
yang menderita fobia tetap bisa beraktivitas normal dengan
cara menghindari sumber rasa takutnya. Fobia terjadi karena
pikiran bawah sadar kita salah memberi arti terhadap
peristiwa traumatis yang menyebabkan fobia. Jadi tidak perlu
malu atau merasa rendah diri apabila Anda menderita fobia.
Mungkin Anda tidak tahu apa yang menyebabkan fobia Anda.
Dengan hypnotherapy, anda bisa mengetahui penyebab sekaligus menyembuhkan fobia dengan mudah dan cepat.
Dengan hypnotherapy,
Penderita akan di-regresi untuk menemukan penyebab fobianya,
kemudian dilakukan pembelajaran ulang atas peristiwa
penyebab fobia tersebut. Dengan pemahaman (persepsi) yang
baru mengenai peristiwa traumatis tersebut, maka fobia akan
sembuh seketika dan tidak kambuh dalam waktu yang sangat
lama atau bahkan selamanya.
Banyak penderita fobia
yang enggan pergi ke para ahli untuk mengikuti terapi karena
takut harus bersinggungan dengan obyek yang ditakuti. Inilah
yang asyik dalam hypnotherapy, anda tidak akan diminta
berhadapan dengan obyek yang anda takuti selama anda masih
takut. Anda tidak akan "dipaksa" untuk melawan rasa takut.
Hypnotherapy ditujukan untuk mengubah persepsi anda terhadap
peristiwa traumatis penyebab fobia.
|
|
|
|
|
Kami Siap Membantu Anda |
|
CALL CENTER
+62-291-3408700
081390390132
081252777720
EMAIL:
infopusat@gmail.com
Jam
Kerja: Senin-Sabtu Pukul 08:00-16:00 WIB. Mohon
hubungi kami pada jam kerja.
|

|